Friday, June 28, 2013

The Power of L-O-V-E!


Warm Bodies Theatrical Poster.jpg
Hi all!!!

It’s been a while since my last posting. Nggak kerasa ternyata udah lebih dari 6 bulan gw nggak posting apapun di Blog ini. Sorry guys, my job responsibility really takes my time recently. Padahal ada banyak banget ide tulisan yang udah mau gw share ke kalian. Well, at least sekarang di ruangan  kantor gw yang sepi karena semua orang udah pada pulang, gw bisa memuaskan dahaga buat nulis; sekalian nunggu berlalunya macet kota Jakarta J

Belum lama ini gw baru nonton satu film yang sangat unik menurut gw. Film ini bisa dibilang seperti kombinasi antara Twilight (minus vampire pucat bergliter -sorry Twihards-tapi diganti dengan zombie) dan rescue movie theme macam Black hawk dawn gitu deh. Ajaib kan tema filmnya?! Judul film nya adalah Warm Bodies. Kalian harus nonton film ini! J




Film bergenre paranormal romantic zombie comedy (menurut Wikipedia) ini emang menarik.  Dari genre nya ajah udah menarik banget tuh. Gw baru tau ada film bergenre seperti ini. Eh nggak juga sih, film Indonesia juga punya film bergenre unik. Seperti film bergenre horror salah asuhan berjudul: pocong ngesot. Eh koq jadi ngobrolin film horror Indonesia yang absurd yah? Back to the topic. Selain genrenya,  yang membuat film ini menarik adalah sudut pandang atau angle cerita zombie yang diangkat.  Warm Bodies bercerita mengenai film zombie, tapi dari sudut pandang zombie-nya bukan sudut pandang manusia yang biasa jadi zombie slayer. Lucu juga nonton sebuah film yang menceritakan apa yang dipikirkan seorang zombie pada saat menjalani hari-harinya. Apa yang dia pikirkan pada saat memangsa korbannya.   Dan apa yang dia pikirkan saat jatuh cinta dengan calon mangsanya. Iyah beneran zombie di Warm Bodies jatuh cinta pada pandangan pertama dengan manusia yang akan dimangsanya. Makanya gw bilang ada unsur Twilightnya gitu J


Singkat cerita “R”, begitulah nama si Zombie, menyelamatkan Julie (sang kodok..eh sang manusia maksud gw) dari pembantaian di sebuah lab dan membawanya ke rumah. Iya R punya rumah. Buat elo yang belum punya rumah, masa kalah sama Zombie :D. Rumah R adalah sebuah pesawat kosong di tengah markas zombie (sebuah bandara) yang didekornya secara pribadi. Rumah R bahkan dilengkapi dengan gramophone dan punya koleksi plat music yang cukup legendaris. Zombie dengan selera music yang hebat. Mungkin tetangganya ada Zombie dugem. Kerjaannya setiap malam minggu clubbing :D. Dan tetangga Zombie Dugem adalah Zombie dangdut yang kerjaannya kalau ketemu speaker langsung diinjek pake satu kaki dan kepalnya berputar kuat-kuat seperti baling-baling (terinspirasi dari trio macan). Yang pasti dua zombie tersebut berteman akrab dan sering manggung di khitanan masal atau jadi penari latar "Lalala Yeyeyeye" sebuah acara pertunjukan musik.


Sebagai manusia yang sehat akalnya, Julie ingin pulang ke keluarganya (sebuah kota yang dibentengi tembok tinggi untuk mencegah zombie masuk). Selama perjalanan mengembalikan Julie ke alamnya, R selalu menjaga Julie dari ancaman zombie lainnya. Bisa dibilang R adalah seorang zombie murtad. Zombie yang menyalahi kodratnya. Jadi tema besar film ini bercerita mengenai proses penyelamatan seorang manusia yang dilakukan oleh Zombie yang jatuh cinta. Tapi kalau cuma itu doang ceritanya mah biasa aja. Nggak seru. Ada gimmick lain yang ditambahkan ke dalam film ini. Gimmick yang membuat gw angkat topi buat penulis skenarionya. Gimmick yang brilian. Akibat cinta yang dirasakannya, perlahan-lahan R berubah menjadi manusia. Iya sang zombie berubah menjadi manusia. Keren kan ide ceritanya?! :D

R yang sebagai zombie awalnya tidak mampu merasakan apapun, karena Julie, jadi bisa merasakan cinta. Yang awalnya tidak mempunyai memori dan bermimpi, R mulai bermimpi. Yang awalnya zombie tidak berdarah, R dapat terluka dan mengeluarkan darah. R perlahan-lahan berubah menjadi manusia. Cinta mengubah R.


Kalau di pikir-pikir, Cinta memang punya kemampuan yang dahsyat untuk mengubah manusia. Yang pernah jatuh cinta pasti udah ngerasain hal ini. Ayo ngacung yang pernah jatuh cinta. Yang nggak ngacung kasian banget yah :b.  Cinta mampu mengubah perasaan bahkan perilaku seseorang. Dari sedih menjadi gembira luar biasa kaya orang nyimeng suka senyam senyum atau ketawa ketiwi sendiri. Dan juga sebaliknya, dari yang happy happy jadi murung galau awan kelabu menggelayut rentan di langit yang mendung (buset dah pemilihan kata-katanya). Dari yang  awalanya pedit kaya Gober jadinya royal banget traktir gebetan sampe tau-tau mengakhiri bulan dengan makan mie instan. Dari yang boros jadinya lebih mikir kalo ngeluarin duit soalnya kudu nabung buat kawin. Well, Love definitely changes people J


Itu baru cinta dari manusia. Kebayang nggak sih dahsyatnya perubahan yang bisa dilakukan sama cintanya Tuhan? Pasti lebih gokil lagi kan?! Nggak heran ada yang rela berjalan dari ujung dunia yang satu ke ujung dunia lainnya cuma untuk nyeritain apa yang dilakukan cintanya Tuhan atas dirinya. Ada yang rela dimasukan ke dalam kandang singa dan dibakar karena tidak mau menghianati cinta Tuhannya.  Ada yang rela keluar masuk penjara dan diasingkan ke pulau karena Tuhannya. Bahkan ada yang rela disalib terbalik cuma untuk membela nama Tuhannya. God’s love changes life!


Buat elo yang ngerasa hidup elo biasa-biasa aja dan elo haus akan perubahan, elo perlu ngerasain cintanya Tuhan di hidup elo. hidup elo akan jadi lebih berwarna. Gw nggak bilang hidup elo akan lebih mudah. Tapi yang pasti pada akhirnya elo akan ngeliat perubahan yang luar biasa di hidup elo. Elo perlu ngerasain cinta seorang Tuhan yang rela mati disalib cuma buat nyelamatin elo. Tuhan yang nggak mikir dua kali untuk melepaskan sisi keTuhanan-Nya masuk ke dalam neraka menanggung kesalahan kita. Tuhan yang nggak tetap mati tapi hidup untuk menunjukkan kalau Dia menang atas alam maut dan kita sudah diclaim sebagai milikNya. 

Kalau elo ngerasa hidup elo kosong, elo perlu memalingkan wajah sejenak ke sosok yang tergantung lunglai di salib di bukit Kalvari dan ijinkan cintaNya yang luar biasa besar melebihi hidup, masuk ke dalam hati elo, diam di dalamnya dan melakukan perubahan dalam hidup elo. Oh iya, ada satu kabar baik yang ketinggalan… ELo nggak perlu nunggu jadi zombie untuk ngerasain Cinta Nya. Now is the right time to feel His Great Love J

Have a great Rockin’ day Folks!




No comments:

Post a Comment